Apa Itu API ? Berikut Penjelasan dan Jenis-Jenisnya

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa teknologi sudah menjadi sangat maju saat ini. Pemrograman menjadi komponen penting dalam membantu perkembangan teknologi, salah satunya adalah API. Mungkin ada bertanya Apa itu API? Dan Apa fungsinya?. Berikut ini adalah penjelasan mengenai API berikut Jenis dan Fitur-fiturnya.

 

Apa itu API ?

API atau Application Program Interface adalah sebuah teknologi yang memungkinkan kita untuk membuat aplikasi menjadi cross platform.

Api memungkinkan 2 atau lebih aplikasi mengakses resource yang sama tanpa harus membuat ulang bagian backend.

Api akan menjadi batas antara program interface dengan database. Sehingga program interface tidak dapat mengambil atau memanipulasi sebuah database secara langsung.

Kenapa?

Karena jika suatu saat program interface tsb berhasil di hack maka hacker tersebut tidak dapat melihat isi dari database itu sendiri.

Api akan memberikan beberapa rules atau aturan terhadap program interface yang akan menggunakan servicenya.

Misalnya dengan menyediakan Token, dan endpoint.

Sekarang bayangkan bagaimana caranya traveloka berkerja,bagaimana caranya traveloka dapat melihat kamar yg tersedia,memesan tiket dan merekomendasikannya kepada kita?

Apakah traveloka membuat server di setiap hotel?

Apakah traveloka mengakses database di setiap hotel?

Tentu saja tidak. Traveloka hanya “mengkonsumsi” API di setiap hotel yang bekerja sama.

Yang berarti setiap hotel tsb sudah memiliki sebuah system informasinya tersendiri dan mereka akan membuat sebuah API tersendiri agar Traveloka dapat memesan tiket tanpa harus bertanya kepada customer service.

Tujuan utama dari pembuatan API adalah untuk mempercepat proses pembuatan suatu aplikasi cross platform dan mengamankan data dari sebuah database.

Penggunaan API akan sangat membantu ketika fitur dari sebuah program sudah sangat kompleks.

 

Jenis jenis API

1. API sistem operasi

Api yang bekerja pada tingkat sistem operasi dan membantu sebuah aplikasi agar dapat terhubung dengan layer dasar dan mengirim feedback satu sama lain dengan catatan aplikasi tsb harus mengikuti protocol yang telah tersedia.

Contoh dari system tsb adalah POSIX (PORTABLE OPERATING SYSTEM INTERFACE). Dengan standart posix aplikasi yang di compile untuk suatu sistem dapat digunakan di system lain dengan kegunaan yang sama.

2. Web API

Web API adalah sebuah API yang dibuat dan berjalan di platform website dan bisa diakses melalui HTTP.

Api jenis ini lebih sering digunakan karena lebih fleksible dan bisa digunakan di semua perangkat.

Banyak perusahaan besar yang sudah menerapkan Web API dalam produknya, contoh: Facebook, SmallseoTools,Twiter,google maps, dll.

 

Fitur Web Api

  1. Mendukung fungsi Create Read Update delete
  2. Memiliki response dan HTTP status code
  3. Response bisa dikembalikan dalam bentuk xml dan JSON. Tapi sebagian besar developer lebih memilih menggunakan JSON sebagai format Responsenya.
  4. Berjalan pada web server  dan didukung oleh bahasa pemrograman yang tersedia.

Dalam pengembangan website, biasanya kita menggunakan javascript untuk mengkonsumsi API.

Ada 3  cara mengkonsumsi sebuah api menggunakan javascript yaitu dengan metode ajax,fetch dan axios.

Ketiganya hampir mirip, namun saya sendiri biasanya membuat sebuah tampil UI menggunakan React Js dan menggunakan Axios sebagai metode pemanggilan API nya.

Baca Juga: Apa itu React Js

Ada beberapa Framework yang dapat digunakan untuk membuat sebuah Web API yaitu Laravel,Code Igniter, Django,Node Js,Flask, dll.

Tapi saya sendiri lebih sering menggunakan Django, kenapa?

Karena Django menggunakan bahasa python yang simple dan ter struktur selain itu kita juga bisa menggunakan library python lain selama proses development

Itulah yang bisa saya jelaskan tentang Api semoga dapat menambah pengetahuan, dan bagi kamu yang ingin belajar react dan django kamu bisa belajar di https://anaktik.com/

Leave a Reply