Fungsi Card Reader, Pengertiannya, dan Tipe-Tipenya

Dalam dunia komputer kita mengenal adanya istilah software dan hardware. Beberapa contoh dari hardware diantaranya monitor, keyboard, mouse, CPU, serta card reader. Card reader merupakan salah satu hardware penting dalam beberapa kebutuhan. Lalu, apa saja sebenarnya fungsi card reader dalam komputer? Berikut penjelasannya.

 

Pengertian Card Reader

Sebelumnya perlu kita ketahui, apa sebenarnya card reader itu. Card reader merupakan perangkat minimalis yang penggunannya dapat tersambung pada port USB untuk membaca kartu media portabel.

Card reader dapat menerima satu format atau bahkan beberapa format dari banyak kartu media. Jika komputer Anda tak memiliki built-in card reader, tentunya akan memerlukan card reader untuk melakukan transfer data dari kartu media ke hard file atau juga sebaliknya.

 

Fungsi dan Kemampuan Card Reader

Mengenai kecepatan membaca serta transfer data, card reader cukup dapat diandalkan. Dengan kecepatan membaca rata-rata 37,4 MB/s serta kecepatan menulis rata-rata 17,6 MB/s, yang tentunya tak diragukan lagi kemampuannya untuk memindah serta mengirim file memory eksternal yang Anda miliki.

Selain itu, fungsi card reader ialah sebagai media penghubung yang tersambung pada usb komputer atau laptop dimana data yang tersimpan pada memory dapat melakukan aktifitas berbagi dan menerima file satu sama lain.

Lalu, card reader juga berfungsi sebagai alat yang dapat dijadikan piranti penyimpanan removable untuk berbagai perlengkapan yang serupa dengan telepon seluler, pemutar audio, camera digital, camrecorder, dan berbagai perangkat lainnya yang dapat membaca kartu memori tersebut.

Dan tahukah Anda, bahwa hampir semua card reader mampu menerima format ganda, termasuk SD (Secure Digital), CF (Compact Flash), serta Memory Stick Sony. Namun tak jarang beberapa card reader juga mengizinkan format lain, seperti SmartMedia, XD, Microdrive, dan Memory Stick Pro Duo Card.

Dalam hal ini, terdapat keuntungan ketika Anda menggunakan card reader, yakni dapat menghemat daya karena card reader tidak membutuhkan perangkat tambahan lain serta dapat dibaca langsung oleh smartphone, komputer, laptop atau perangkat lainnya tanpa adanya software, sehingga sangat mempermudah dan menyederhanakan pekerjaan.

Ketika Anda mengakses dokumen melalui komputer, akan terjadi transmisi sinyal ke media card. Sinyal-sinyal tersebut dipakai untuk membaca data yang tersimpan di dalamnya. Tak jauh berbeda dengan memori solid-state, media card juga menggunakan serangkaian transistor guna merekam data. Transistor tersebut setara untuk mewakili dat abiner atau bentuk dasar semua file komputer.

Beberapa card reader dapat pula digunakan untuk menulis, sehingga memungkinkan Anda untuk menyimpan data dari komputer ke media card hingga menyunting serta menghapus file. Proses mengedit data sama halnya dengan mengirim data.

 

Tipe-tipe Card Reader

Menurut tipenya, card reader terbagi menjadi single slot dan multi slot. Single slot sering disebut dengan 2 in1, 3 in 1, 5 in 1, dll. Sesuai dengan Namanya, ia hanya memiliki satu soket lubang dan hanya dapat membaca jenis memori dari T-Flash, MMC, SD Card, RSMMC, dan RSMMCDV.

Berbeda dengan multi slot, tipe ini memiliki empat slot/lubang dan dikenal dengan sebutan 9 in1, 12 in 1, 15 in 1, dsb. Namun saat ini masyarakat menyebutnya All in 1. Terdapat beberapa jenis kartu yang dapat dibaca diantaranya, Secure Media, Stick Pro Duo, CF, DX, Mmemory Stick Duo, Micro Drive, dan sebagainya.

 

Baca Juga:

     

    Ternyata fungsi card reader tidak hanya sebagai media yang membantu dalam proses pengiriman data, tapi lebih daripada itu. Jadi, Anda dapat mengandalkan kemampuan card reader untuk mempermudah pekerjaan.

    Leave a Reply